1
00:00:00,00 --> 00:00:04,000
Ardian, 8 tahun, dibawa ayahnya (anggota 
ISIS) ke Suriah tanpa seijin ibunya. (Ardian 
nama samaran)

2
00:00:05,100 --> 00:00:09,100
Setibanya mereka di Suriah, ayah Ardian langsung 
dikirim ke Irak oleh ISIS.

3
00:00:10,000 --> 00:00:15,100
Ayah Ardian meninggalkan dia bersama grup 
Arab di Suriah dan minta orang Albania merawatnya.

4
00:00:16,000 --> 00:00:17,100
Lalu orang-orang Albania mengambil Ardian.

5
00:00:18,000 --> 00:00:20,000
Ayahnya mengabarkan bahwa dia terluka dan 
berada di rumah sakit.

6
00:00:21,000 --> 00:00:24,000
Kemudian rumah sakit itu kejatuhan bom, dan 
komunikasi dengan ayahnya lewat internet 
terputus.

7
00:00:25,100 --> 00:00:26,100
Dugaan kami dia sudah terbunuh.

8
00:00:27,100 --> 00:00:30,000
Anak ini ditinggalkan sendiri tanpa ayah 
dan ibu.

9
00:00:31,000 --> 00:00:33,000
Pimpinan-pimpinan teroris ISIS menyiksa Ardian

10
00:00:34,000 --> 00:00:37,000
Sebuah bencana dan kemalangan dimana seorang 
Muslim memukuli Muslim lainnya.

11
00:00:38,100 --> 00:00:40,100
Tanpa di awali proses hukum melalui pengadilan 
syariah.

12
00:00:41,100 --> 00:00:43,000
Sebuah malapetaka yang terjadi didalam IS.

13
00:00:44,100 --> 00:00:46,100
Bayangkan, anak 8 tahun ini tidak di ijinkan 
memasuki warnet.

14
00:00:47,000 --> 00:00:49,000
Bahkan dia tak boleh bicara dengan ibu kandungnya 
sendiri.

15
00:00:50,000 --> 00:00:53,000
Aku ingat ketika Ardian tinggal dirumah Lavdrim, 
komandan teroris ISIS.

16
00:00:54,000 --> 00:00:56,000
Lavdrim dan keluarganya kabur untuk bersembunyi 
dimana tak ada bom berjatuhan.

17
00:00:57,000 --> 00:00:59,000
Ardian ditinggalkan sendirian sepanjang malam 
didalam gedung.

18
00:01:00,000 --> 00:01:04,000
Gedung ini bergoyang-goyang sepanjang malam 
karena dihantam bom-bom, dan Ardian sendirian 
saja.

