1
00:00:00,00 --> 00:00:05,000
Seorang ayah beragama Islam memaafkan pemuda 
yang terlibat dalam pembunuhan anaknya.

2
00:00:05,100 --> 00:00:15,000
Anakku, keponakanku, aku maafkan kamu atas 
nama Salahuddin dan ibunya.

3
00:00:15,100 --> 00:00:21,000
Ada saat-saat emosional saat persidangan 
di Kentucky, AS ketika Abdul-Mumin Sombat 
Jitmoud menyampaikan pernyataan korban

4
00:00:21,100 --> 00:00:23,500
Keponokanku yang terkasih, Trey,

5
00:00:23,600 --> 00:00:29,000
Saya tidak menyalahkan kamu atas kejahatan 
yang telah kamu lakukan.

6
00:00:29,100 --> 00:00:35,900
Saya tidak marah kepada kamu karena kamu 
ikut ambil bagian menyakiti anakku.

7
00:00:36,000 --> 00:00:45,000
Saya marah pada setan, saya salahkan setan.

8
00:00:45,100 --> 00:00:52,000
Yang telah menyimpangkan dan menyesatkanmu 
hingga kamu melakukan kejahatan yang mengerikan

9
00:00:52,100 --> 00:00:55,000
Saya merasa sedih untuk ibu&bapakmu

10
00:00:55,100 --> 00:00:58,000
Mereka membesarkan kamu dan ingin kamu menjadi 
seorang yang berhasil.

11
00:00:58,100 --> 00:01:01,000
Kesuksesan kamu adalah kesuksesan mereka.

12
00:01:01,100 --> 00:01:04,000
Kebahagiaan kamu adalah kebahagiaan mereka.

13
00:01:04,100 --> 00:01:09,000
Sekarang mereka terpaksa menangis kerana 
kejahatan yang telah kau lakukan.

14
00:01:09,100 --> 00:01:15,000
Memaafkan adalah hadiah terbesar – atau sedekah 
dalam Islam.

15
00:01:15,100 --> 00:01:21,000
Saya harus melimpahkan diri saya untuk memaafkan 
seseorang yang telah berbuat salah kpd keluarga 
kami.

16
00:01:21,100 --> 00:01:27,000
Ayah itu kemudian memeluk Trey Alexander 
Relford yang telah mangaku bersalah terlibat 
dalam pembunuhan itu.

17
00:01:43,000 --> 00:01:50,000
[…dan biarkan mereka memaafkan dan mengindahkan. 
Tidakkah kamu ingin Allah memaafkanmu? Dan 
Allah Maha Pengampun dan Pengasih.] (An-Nur: 
24:22)

