1
00:00:00,500 --> 00:00:04,000
Kami ingin negara sekular, bukan khilafah 
Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki

2
00:00:04,300 --> 00:00:11,000
“Pertama, tiap individu tidak menjadi sekular; 
tetapi negara adalah sekular

3
00:00:11,200 --> 00:00:15,000
Ini penting sekali.

4
00:00:15,300 --> 00:00:22,000
Sekular artinya toleransi kepada semua agama, 
dalam hal agama dan ide, negara bersikap 
netral

5
00:00:22,300 --> 00:00:28,000
Berjarak sama kepada semua agama dan kepercayaan

6
00:00:28,200 --> 00:00:34,000
Berlawanan dengan Islam kah? Tidak berlawanan.

7
00:00:34,400 --> 00:00:41,000
Tetapi, mereka ada yang mencoba tafsir ulang 
dng konsep-2 baru.

8
00:00:41,300 --> 00:00:50,000
Masa lalu, kita menganggap sekularisme itu 
anti agama atau setara dng ateisme.

9
00:00:50,400 --> 00:00:52,000
Kami katakan “tidak” (pada posisi itu)

10
00:00:52,400 --> 00:01:05,000
Sekularisme berarti negara menjamin kebebasan 
pada setiap kelompok, tanpa meperlakakukan 
khusus satu terhadap yang lainnya.

11
00:01:05,400 --> 00:01:11,000
Itulah pengertian kami tentang sekularisme.”

12
00:01:11,200 --> 00:01:16,000
Turki sama sekali tidak mau menjadi negara 
khilafah.

13
00:01:16,100 --> 00:01:24,000
Malahan, yang kita inginkan ialah mempersilahkan 
semua orang hidup didalam kebebasan

14
00:01:24,100 --> 00:01:29,000
dan, memiliki kebebasan penuh menyatakan 
opini mereka.

15
00:01:29,100 --> 00:01:36,000
dan, orang-2 dapat memanfaatkan sumber daya 
negara seperti biasa.

16
00:01:36,100 --> 00:01:48,000
Begitu juga, peningkatan keadilan, kesehatan, 
dan pendidikan, sehingga bangsa kita mengalami 
kemudahan dan kepuasan dlm hidupnya.

17
00:01:48,100 --> 00:01:53,000
Inilah yang Turki sedang perjuangkan.”

