1
00:00:00,00 --> 00:00:04,000
Dokter Amani Ballour mengelola rumah sakit 
di Ghouta Timur, Suriah

2
00:00:04,100 --> 00:00:06,000
Salah satu wilayah yang paling hancur di 
negara itu.

3
00:00:06,100 --> 00:00:14,000
“Kondisi kerja sangat sulit. Sekarang, tempat 
ini menjadi rumah sakit pusat di wilayah 
ini.”

4
00:00:14,100 --> 00:00:20,000
“Tempat ini menampung beban dari seluruh 
wilayh di sini dan merupakan rumah sakit 
yg terpenting.”

5
00:00:20,100 --> 00:00:36,000
Namun, sebagai dokter wanita, dia mengalami 
tekanan tambahan.“Saya menerima banyak kritik 
di sini. ‘Kenapa tidak ada dokter pria? Kenapa 
bukan dokoter pria yang mengelola rumah sakit 
ini?”

6
00:00:36,100 --> 00:00:38,000
“Kadang2 pasien tidak mau berbicara dengan 
saya karena saya seorang dokter wanita.”

7
00:00:42,100 --> 00:00:50,000
“Mayoritas penduduk di Ghouta adalah wanita. 
Jumlahnya melebihi pria. Kami sudah banyak 
berkorban dalam revolusi ini. Kami telah 
memberi lebih banyak dari pria.”

8
00:00:50,100 --> 00:00:58,000
Meskipun pengempungan terhadap daerah yg 
dikuasai kelompok teroris terus berlangsung, 
wanita spt dokter Amani harus terus berjuang 
menantang stereotype jender. Meskipun dalam 
perang.

9
00:01:02,000 --> 00:01:10,000
“Ketika pemboman dan pembunuhan  terhadap 
warga Ghouta terjadi, aku memilih untuk tetap 
tinggal di Ghouta."

